Indragiri Hilir – Demi meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah makanan sehat, Pemerintah Daerah bersinergi dengan Tim Penggerak PKK Inhil, gelar Loka Karya Pangan B2SA atau Beragam Bergizi Seimbang dan Aman, yang menyasar Ketua TP. PKK Kecamatan dan Kader PKK.
Bupati Inhil Herman saat membuka Loka Karya Pangan menjelaskan, pentingnya diversifikasi konsumsi pangan sebagai upaya pemenuhan gizi yang seimbang dalam makanan. Semakin beragam, maka kualitasnya makanan yang tersajikan main baik bagi tubuh.

Keberagaman ini penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh sesuai zat atau nutrisi yang terkandung dalam masing-masing bahan makanan.
“Jika tubuh kekurangan energi, diperlukan karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber tenaga utama. Untuk mengganti sel tubuh yang rusak, diperlukan protein yang berfungsi sebagai zat pembangn. Selain itu, untuk mencegah timbulnya penyakit, diperlukan vitamin dan mineral,” jelas Bupati Inhil saat membuka kegiatan pada Senin (15/6) pagi di Hotel Harmoni, Tembilahan.

Dalam penyajian konsep makanan sehat tersebut, Bupati membayangkan sejumlah potensi alam Inhil yang beragam dan mudah didapat.
“Kita punya sumber karbohidrat non beras seperti Sagu, Jagung, Sukun, Ubi Jalar dan lainnya. Begitu juga sumber protein hewani , dimana Inhil terkenal dengan sumber daya lautnya yang kaya, ada bermacam udang, ikan, kerang serta protein nabati dari tahu dan tempe yang juga mudah didapat. Ditambah buah dan sayuran yang tumbuh subur di atas tanah kita ini,” imbuh Herman.
Konsep ini yang belum dipahami masyarakat secara menyeluruh, di sinilah peran Kader PKK untuk memotivasi masyarakat menciptakan menu B2SA yang kreatif dan inovatif.

“Masyarakat masih menganggap makanan sehat itu mahal, padahal kan tidak, di daerah kita banyak sekali potensi yang bisa dikreasikan, maka kami butuh peran kader di daerah sebagai unit terkecil yang dekat dengan kehidupan keluarga,” ujar Ketua TP. PKK Inhil, Katerina Susanti.
Selain Ketua TP. PKK Inhil Katerina Susanti Herman, juga hadir pihak Dinas Pertanian Provinsi Riau dan seorang Chef asal Pekanbaru, yang menjadi narasumber dalam Loka Karya ini. Bkn//Mhd















