Bidikkasus.net – Nama Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. mungkin sudah tidak asing lagi bagi jemaah kajian Islam di tanah air. Namun, di balik sosoknya yang tenang saat menyampaikan ceramah, pria kelahiran Tanjung Gadang, Sijunjung, 9 Januari 1972 ini adalah seorang arsitek pendidikan yang gigih.
Dari sebuah nagari di pelosok Sumatra Barat, Dr. Ali Musri berhasil menembus batasan dan membangun institusi pendidikan Islam yang kini menjadi rujukan nasional, baik di Jawa Timur maupun di Ranah Minang.
Membangun Menara Ilmu di Jawa Timur
Salah satu kontribusi monumental beliau adalah perannya sebagai pelopor dan pendiri Sekolah Tinggi Dirosat Islamiyah (STDI) Imam Syafi’i di Jember, Jawa Timur. Di bawah kepemimpinannya, STDI Imam Syafi’i bertransformasi menjadi salah satu perguruan tinggi Islam swasta paling bergengsi di Indonesia.
Institusi ini dikenal dengan standar akademisnya yang tinggi dan kurikulum yang berkiblat pada Universitas Islam Madinah, tempat di mana Dr. Ali Musri sendiri menuntaskan studi doktoralnya. Kini, ribuan mahasiswa dari berbagai penjuru Nusantara hingga mancanegara datang ke Jember demi menimba ilmu di kampus yang ia rintis tersebut.
“Pulang Kampung” Membangun Yayasan Dar el-Iman
Meski telah sukses membangun institusi besar di perantauan, Dr. Ali Musri tidak pernah melupakan akar asalnya. Kecintaannya pada kampung halaman diwujudkan melalui pendirian Yayasan Dar el-Iman di Padang.
Yayasan ini bukan sekadar wadah dakwah, melainkan ekosistem pendidikan Islam yang lengkap—mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Melalui Dar el-Iman, ia membawa standar kualitas pendidikan internasional ke Sumatra Barat, memberikan alternatif pendidikan bagi orang tua yang mendambakan perpaduan antara kecerdasan intelektual dan kekokohan akidah bagi anak-anak mereka.
Khatib Nasional dengan Jangkauan Global
Sebagai seorang cendekiawan muslim, Dr. Ali Musri adalah potret dai yang komprehensif. Ia tidak hanya cakap dalam mengelola manajemen pendidikan, tetapi juga sangat aktif di mimbar dakwah.
Sebagai Khatib Nasional, jadwal ceramahnya membentang dari kota-kota besar di Indonesia hingga ke luar negeri. Penjelasannya yang sistematis, berbasis dalil yang kuat, namun tetap mudah dicerna oleh masyarakat awam, menjadikannya salah satu tokoh yang sangat dihormati dalam peta dakwah sunnah di Indonesia.
Sosok Inspirasi di Usia Emas
Memasuki usia 54 tahun (per 2026), Dr. Ali Musri tetap konsisten menjalankan peran gandanya sebagai pendidik dan pendakwah. Perjalanan hidupnya mengajarkan bahwa keterbatasan latar belakang daerah bukanlah penghalang untuk memberikan kontribusi besar bagi umat.
Ia adalah bukti nyata bahwa putra daerah dari Tanjung Gadang bisa menjadi mercusuar ilmu yang menyinari Jember, Padang, hingga kancah internasional.
Bkn//Wikipedia.
#DrAliMusri #PutraSijunjung #DarElIman #STDIISJember #TokohPendidikan #DakwahIslam #SumbarRancak #PendidikanIslam














