Pekanbaru – Pemerintah Pusat, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, telah memulai program pemulihan ekosistem di Desa Bagan Limau, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan kawasan hutan yang sebelumnya digunakan untuk kebun sawit menjadi kawasan konservasi, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi dua langkah utama
– Penumbangan sawit di kawasan yang berada di dalam Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), yang bertujuan untuk membersihkan lahan yang tidak sesuai dengan fungsi konservasi.
– Penanaman pohon sebagai upaya memulihkan struktur dan fungsi ekosistem hutan yang terganggu
Menteri Kehutanan menegaskan bahwa relokasi warga yang selama ini berkebun di kawasan TNTN akan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan solusi bersama. Tujuan relokasi adalah
– Menyediakan ruang bagi pemulihan hutan sebagai kawasan konservasi.
– Memastikan warga bisa melanjutkan kehidupan secara lebih aman dan layak di luar taman nasional, tanpa harus mengorbankan mata pencaharian yang berkelanjutan.
Program pemulihan ekosistem ini merupakan kolaborasi penting antara Pemerintah Pusat dan Pemprov Riau untuk menyeimbangkan tujuan konservasi alam dengan kesejahteraan masyarakat. Dengan pendekatan yang melibatkan warga secara aktif, diharapkan kegiatan ini bisa memberikan dampak positif jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat Desa Bagan Limau.
23/12/2025
Bkn//P’ Luhur.















